Trending

Habari Aja

Konsolidasi Internal, PDI Perjuangan Dorong Aksi Cepat Bencana

 

KETERANGAN: Ketua DPD PDI-Perjuangan Syaripuddin saat memberikan keterangan - Foto Ist


HABARIAJA.COM, BANJARMASIN - DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar konsolidasi internal se-Kalsel pada Sabtu (31/10/2026) untuk mitigasi krisis bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, serta ancaman banjir menjelang musim hujan. 

‎Seluruh pilar partai diinstruksikan turun langsung ke lapangan guna menggerakkan bantuan konkret bagi warga terdampak.

‎Ketua DPD PDI Perjuangan Kalsel, H.M. Syaripuddin atau akrab disapa Bang Dhin, menegaskan bahwa empati semata tidak cukup dalam menghadapi penderitaan masyarakat. 

BACA JUGA: Di Balik Perjuangan Para Suster, Lintas Jawa Group Hadir Berbagi di Panti Asuhan Bhakti Luhur

‎Kader partai diminta bergerak cepat dan membangun koordinasi hingga tingkat desa dan kelurahan demi memastikan kebutuhan dasar publik terpenuhi

‎“Hal yang dibutuhkan publik saat ini adalah tindakan nyata dan konkret. Empati dan simpati saja tidak cukup. Kita semua harus merasakan kesulitan masyarakat dan merespons cepat melalui langkah penanganan yang tepat,” tegas Syaripuddin.

‎Sebagai bentuk aksi nyata, DPD PDIP Kalsel menyalurkan bantuan air bersih, pembagian masker, hingga layanan kesehatan mendasar.

‎ Selain bantuan tanggap darurat, kegiatan konsolidasi ini juga diisi dengan pembagian bibit pohon kepada seluruh DPC se-Kalsel sebagai bagian dari gerakan penghijauan dan mitigasi risiko lingkungan secara berkelanjutan.

‎Langkah tersebut mendapat apresiasi langsung dari DPP PDI Perjuangan. 

‎Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat, menyatakan bahwa aksi merawat bumi merupakan amanat partai yang wajib dijalankan oleh seluruh kader hingga tingkat ranting.

‎Djarot menyoroti parahnya dampak karhutla tahun ini yang dipicu fenomena El Nino. 

‎Kebakaran yang diperkirakan melahap hingga 1,3 juta hektare lahan di Indonesia tersebut tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga menelan korban jiwa dari gugurnya petugas pemadam serta mengancam kesehatan masyarakat.

‎Atas kondisi tersebut, DPP PDI Perjuangan mendesak pemerintah pusat untuk mengambil langkah tegas, termasuk pemberlakuan moratorium penanaman sawit di area bekas kebakaran.

‎“Hutan-hutan yang terbakar harus dikembalikan fungsinya menjadi hutan kembali, tidak dijadikan kawasan perkebunan sawit. Ini menjadi peringatan keras bagi kita semua, khususnya pemerintah pusat, agar antisipasi dilakukan lebih dini,” ujar Djarot.

BACA JUGA: Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Keselamatan Transportasi Nasional

‎Menghadapi pergeseran cuaca ke musim hujan, Djarot mengingatkan agar potensi bencana susulan seperti banjir dan tanah longsor dapat diantisipasi sejak awal. 

‎PDI Perjuangan telah menyiagakan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) di seluruh tingkatan untuk mendampingi masyarakat.

‎“Kita berharap hujan ini membawa berkah, bukan musibah. Karena itu Baguna PDI Perjuangan tetap dalam posisi siaga,” pungkasnya.(nett/ak)

Lebih baru Lebih lama