| DUKUNGAN: BRI Branch Office Balikpapan Sudirman mendukung penyelenggaraan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur - Foto Dok |
HABARIAJA.COM, BALIKPAPAN – BRI Branch Office Balikpapan Sudirman mendukung penyelenggaraan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (17/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.000 pelaku usaha mikro dari berbagai sektor usaha yang berasal dari sejumlah daerah di Kalimantan Timur.
Festival ini menjadi wadah kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, lembaga keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas akses pembiayaan, meningkatkan literasi keuangan, serta memperkuat perlindungan bagi usaha mikro yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian daerah.
BACA JUGA: Jasa Raharja Gelar Donor Darah Peringati HUT Jakarta ke-499
Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur beserta jajaran pemerintah daerah, instansi terkait, serta perwakilan sektor perbankan, termasuk BRI Branch Office Balikpapan Sudirman.
Branch Office Head BRI Balikpapan Sudirman, Sudadi, mengatakan festival tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai berbagai layanan yang dapat mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan usaha mereka.
Menurutnya, pelaku usaha mikro saat ini tidak hanya membutuhkan akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan, edukasi, serta perlindungan usaha agar mampu berkembang dan beradaptasi dengan perubahan ekonomi maupun perkembangan teknologi.
“Melalui Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro ini, kami berharap para pelaku usaha dapat semakin berkembang, naik kelas, dan memiliki ketahanan usaha yang lebih baik. BRI berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberikan akses layanan keuangan yang mudah, aman, serta sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM,” ujar Sudadi.
Ia menambahkan, penguatan sektor usaha mikro merupakan bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Oleh karena itu, BRI terus menghadirkan berbagai program pembiayaan, layanan digital, serta pendampingan usaha yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pelaku UMKM.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur mengapresiasi pelaksanaan festival tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro yang selama ini berperan besar dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan perlu terus diperkuat guna menciptakan iklim usaha yang kondusif dan mendukung pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan.
Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro menghadirkan beragam kegiatan edukatif, antara lain sosialisasi program perlindungan usaha, konsultasi bisnis, informasi akses pembiayaan, hingga pengenalan layanan digital yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing.
Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan usaha yang sehat, mitigasi risiko, serta perlindungan usaha sebagai bagian dari strategi menjaga keberlangsungan bisnis di tengah berbagai tantangan ekonomi.
BACA JUGA: CIMB Niaga Perkuat OCTO sebagai Pendamping Finansial Keluarga Indonesia
Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha diharapkan semakin siap menghadapi dinamika dunia usaha, mampu memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia, serta memperluas akses terhadap layanan keuangan formal.
Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. Dengan meningkatnya akses pembiayaan, literasi keuangan, dan perlindungan usaha, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur. (fs/ak)