Trending

Habari Aja

Jembatan Garuda Mulai Dibangun, Harapan Baru Warga Basirih

 

PERESMIAN: Peletakan batu pertama dilakukan pada Senin (6/4/2026) di Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Selatan - Foto Hum

HABARIAJA.COM, BANJARMASIN – Pembangunan Jembatan Garuda yang menjadi akses vital penghubung wilayah perbatasan Basirih dan Aluh-Aluh akhirnya mulai direalisasikan setelah puluhan tahun dinantikan warga.

Peletakan batu pertama dilakukan pada Senin (6/4/2026) di Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Selatan, sebagai wujud sinergi antara TNI dan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menghadirkan infrastruktur yang layak bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Danrem 101/Antasari, Ilham Yunus, Dandim 1007/Banjarmasin, Slamet Riyadi, serta Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, bersama jajaran TNI, perangkat daerah, dan tokoh masyarakat.

BACA JUGA: Gubernur Kalsel Tegaskan Tidak Ada WFH untuk ASN

Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini sulit dijangkau.

“Pembangunan jembatan ini merupakan hasil kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kami ingin memastikan akses pendidikan, pelayanan publik, hingga distribusi logistik berjalan lancar,” ujarnya.

Ia menambahkan, program serupa juga dilaksanakan di 16 titik lainnya, meliputi delapan jembatan gantung dan delapan jembatan beton yang difokuskan pada daerah dengan keterbatasan infrastruktur.

Sementara itu, Dandim 1007/Banjarmasin Kolonel CZI Slamet Riyadi menjelaskan bahwa pembangunan menghadapi tantangan kondisi tanah rawa. Meski demikian, konstruksi telah dirancang agar tetap kokoh dan tahan lama.

“Jembatan ini sangat penting bagi aktivitas masyarakat, terutama anak sekolah dan kegiatan ekonomi. Kami targetkan selesai dalam tiga bulan,” ungkapnya.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menegaskan bahwa pembangunan jembatan sepanjang 74 meter dengan lebar 2 meter ini akan membuka akses baru yang berdampak pada peningkatan ekonomi dan kualitas pendidikan masyarakat.

“Ini akses penting yang menghubungkan Banjarmasin dengan Kabupaten Banjar, khususnya Aluh-Aluh. Kami berharap pembangunan seperti ini terus berlanjut,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Prabowo Subianto atas dukungan terhadap program pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Selama bertahun-tahun, warga setempat harus melintasi jembatan dalam kondisi rapuh dan berbahaya. Kondisi tersebut kerap menghambat mobilitas, termasuk aktivitas pendidikan dan ekonomi.

BACA JUGA: CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ, Platform Digital Terintegrasi untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

Salah seorang warga Basirih, Hamdani, mengaku bersyukur atas dimulainya pembangunan tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat senang. Jembatan ini sudah lama dinanti. Dulu kondisinya goyang, bahkan sempat roboh. Sangat berbahaya, apalagi malam hari,” ujarnya.

Dengan dimulainya pembangunan ini, diharapkan akses transportasi masyarakat menjadi lebih aman dan lancar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan. (hum/ak)

Lebih baru Lebih lama