![]() |
| PANTAU: Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi pantau lingkungan pasca banjir - Foto Dok |
HABARIAJA.COM, BALANGAN – Memasuki minggu pertama masa transisi pemulihan pascabanjir di Kabupaten Balangan, sejumlah langkah perbaikan mulai dijalankan oleh pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan. Masa transisi pemulihan ini ditetapkan sejak berakhirnya status tanggap darurat, yakni mulai 5 Januari hingga 4 Februari 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, mengatakan bahwa fokus utama dalam masa transisi pemulihan saat ini adalah perbaikan rumah warga yang terdampak banjir. Pendataan dan perhitungan tingkat kerusakan telah dilakukan agar proses perbaikan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
BACA JUGA: Wakil Bupati Balangan Sampaikan 12 Raperda Propemperda Triwulan I 2026
“Progres yang sudah dilaksanakan selama satu minggu ini, sudah ada beberapa rumah yang dilakukan perbaikan, dengan mendatangkan material serta tenaga kerja,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).
Rahmi menjelaskan, sebanyak 48 rumah dengan kategori kerusakan berat menjadi prioritas utama dalam program pemulihan. Saat ini, sejumlah rumah tersebut telah menunjukkan progres perbaikan berkisar antara 30 hingga 70 persen.
Selain sektor perumahan, pemulihan di bidang pendidikan juga menjadi perhatian serius. Rahmi menyebutkan bahwa para siswa di wilayah terdampak sudah dapat kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar, meskipun sarana dan prasarana pendidikan masih terbatas akibat dampak banjir.
“Mereka sudah bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar, walaupun dengan sarana dan prasarana yang masih terbatas. Semoga pada awal minggu ini sudah bisa dimulai penggantian pakaian seragam dan peralatan sekolah,” katanya.
Pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga turut menjadi bagian penting dalam program transisi pemulihan. Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat terdampak untuk kembali mempersiapkan kehidupan sehari-hari pascabanjir.
Rahmi memastikan bahwa progres pelaksanaan masa transisi pemulihan akan terus dipantau secara berkala setiap minggu. Ia berharap, melalui berbagai upaya yang dilakukan, masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Balangan dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan secara normal. (ns/ak)
