| DIMULAI: Pembangunan wahana rekreasi air resmi dimulai dengan peletakan batu pertama dan pemancangan tiang kolam oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR - Foto Dok |
HABARIAJA.COM, BANJARMASIN - Pemerintah Kota Banjarmasin terus melakukan revitalisasi kawasan Kebun Binatang Mini (KBM) Jahri Saleh sebagai bagian dari pengembangan ruang publik ramah keluarga. Terbaru, pembangunan wahana rekreasi air resmi dimulai dengan peletakan batu pertama dan pemancangan tiang kolam oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, Senin (20/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kawasan KBM Jahri Saleh tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Banjarmasin, Neli Listriani, serta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.
BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Perkuat Ketahanan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Sigana Cekatan
Wali Kota Muhammad Yamin HR menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengawasan langsung terhadap progres revitalisasi taman edukasi satwa yang diharapkan menjadi ikon wisata keluarga di Kota Banjarmasin.
“Hari ini kita laksanakan peletakan titik pancang tiang pertama pembangunan kolam wahana rekreasi air di taman edukasi satwa atau KBM Jahri Saleh. Kita berharap pengerjaannya dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sesuai kontrak,” ujarnya.
Dalam beberapa bulan terakhir, kawasan KBM Jahri Saleh terlihat mengalami berbagai pembenahan, mulai dari penataan lingkungan, perapian pepohonan, pengecatan kandang satwa, hingga penambahan fasilitas bermain anak.
Usai peletakan batu pertama, wali kota bersama jajaran juga meninjau langsung proses teknis pemasangan tiang pancang yang menjadi fondasi utama pembangunan kolam.
Revitalisasi ini merupakan langkah strategis pemerintah kota dalam mengubah wajah KBM Jahri Saleh menjadi ruang publik yang lebih fungsional, nyaman, serta edukatif bagi anak-anak. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada pertengahan 2026 dengan anggaran sebesar Rp2,9 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Yamin menambahkan, keberadaan wahana baru ini diharapkan dapat menjadi alternatif rekreasi masyarakat, khususnya di akhir pekan, sekaligus meningkatkan kunjungan wisata.
“Kami ingin tempat ini menjadi ruang yang representatif bagi masyarakat Banjarmasin dan sekitarnya, terutama karena sebelumnya kawasan ini belum terkelola secara optimal,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut pembangunan tersebut juga menjadi jawaban atas kebutuhan ruang terbuka yang ramah anak, aman, dan terjangkau di tengah keterbatasan lahan perkotaan.
“Dengan anggaran yang ada, kami berharap hasil pembangunan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah,” pungkasnya. (hum/ak)