![]() |
| PELATIHAN: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menggelar kegiatan peningkatan kapasitas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di Desa Sei Pumpung - FotoDok |
HABARIAJA.COM, BALANGAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menggelar kegiatan peningkatan kapasitas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di Desa Sei Pumpung, Kecamatan Awayan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran Satlinmas sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana di tingkat desa.
Pelatihan diikuti anggota Satlinmas bersama unsur pemerintah desa setempat. Kegiatan dipandu langsung oleh Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Balangan beserta tim fasilitator.
BACA JUGA: Jasa Raharja: Hak Korban Terpenuhi, Santunan Kecelakaan KRL Disalurkan Cepat
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Balangan, Hapiji, mengatakan Satlinmas memiliki peran strategis dalam menghadapi situasi darurat, terutama saat terjadi bencana di lingkungan desa.
“Kegiatan ini untuk membekali Satlinmas agar mampu bertindak cepat dan tepat dalam situasi darurat, mulai dari peringatan dini, evakuasi warga, hingga pengamanan lokasi bencana,” ujarnya.
Ia berharap Satlinmas Desa Sei Pumpung dapat menjadi penggerak utama dalam membangun ketangguhan desa. Selain itu, anggota Satlinmas juga didorong untuk rutin melakukan latihan secara mandiri guna meningkatkan kesiapsiagaan.
“Setelah pelatihan ini, kami dorong Satlinmas untuk terus berlatih secara mandiri agar kemampuan semakin terasah,” tambahnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program BPBD Balangan dalam memperkuat ketangguhan desa dan kelurahan. Materi yang diberikan mencakup tugas pokok dan fungsi Satlinmas dalam penanggulangan bencana serta penanganan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Peserta juga dibekali pemahaman terkait potensi ancaman bencana di wilayah Desa Sei Pumpung, khususnya kebakaran. Selain itu, dilakukan simulasi lapangan berupa praktik penggunaan mesin alkon untuk penyemprotan saat terjadi kebakaran.
Antusiasme peserta terlihat saat mengikuti sesi simulasi. Mereka mempraktikkan langsung cara mengoperasikan mesin alkon dengan arahan dari tim BPBD.
BACA JUGA: Ombudsman RI Soroti Kecelakaan Kereta di Bekasi
Staf BPBD Balangan, Rudiansyah, menjelaskan bahwa mesin alkon memiliki berbagai fungsi, mulai dari menyedot air saat banjir, membantu pemadaman kebakaran, hingga distribusi air bersih darurat.
“Simulasi ini penting agar saat kondisi darurat, peserta tidak mengalami kebingungan dalam penggunaan alat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami komponen dan fungsi mesin alkon, mengoperasikannya dengan aman, serta melakukan perawatan dasar. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan meningkatkan kerja sama tim dalam penanganan bencana di tingkat desa. (ns/ak)
