![]() |
| TERAPKAN: Pemerintah Kabupaten Balangan mulai menerapkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) - Foto Dok |
HABARIAJA.COM, BALANGAN - Pemerintah Kabupaten Balangan mulai menerapkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) sebagai bagian dari upaya modernisasi sistem keuangan daerah. Kebijakan ini diambil untuk mendorong transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi dalam pelaksanaan belanja pemerintah.
Melalui KKI, Pemkab Balangan berupaya mengurangi penggunaan uang tunai dalam setiap transaksi keuangan. Sistem non-tunai ini dinilai lebih aman karena seluruh proses transaksi dapat dipantau dan dikendalikan secara menyeluruh.
BACA JUGA: Penerbangan Perdana Haji 2026 Dijadwalkan 24 April 2026 dari Banjarmasin
Penerapan KKI melibatkan seluruh perangkat daerah sebagai pengguna anggaran, khususnya bendahara pengeluaran dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang memiliki peran strategis dalam pelaksanaan transaksi. Setiap transaksi nantinya akan tercatat secara digital dan real-time melalui sistem KKI.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Balangan, Kamrani, S.E., M.M., menyatakan bahwa penerapan KKI merupakan bagian dari reformasi birokrasi di sektor keuangan. Kebijakan ini juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
“KKI menjadikan pengelolaan keuangan daerah lebih transparan, akuntabel, dan efisien, sekaligus menekan potensi kesalahan maupun penyimpangan dalam penggunaan anggaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perbendaharaan BPKPAD Balangan, Mustakim, menambahkan bahwa KKI merupakan inisiatif strategis dalam pengelolaan uang persediaan (UP) dan likuiditas keuangan daerah secara modern. Selain itu, penerapan sistem ini juga diharapkan dapat mendorong inklusi keuangan serta mengurangi peredaran uang tunai.
BACA JUGA: Kotabaru Raih Empat Penghargaan Bergengsi di TOP BUMD Awards 2026
Tidak hanya meningkatkan aspek pengawasan, penggunaan KKI juga dinilai mampu menyederhanakan proses administrasi dan mempercepat pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, tata kelola keuangan daerah diharapkan semakin berkualitas.
Pemkab Balangan menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan publik. Pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan daerah menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan akuntabel. (ns/ak)
