![]() |
| PELATIHAN: Kegiatan pelatihan ini didukung oleh instruktur dari Satuan Brimob Pelopor C Tabalong - Foto Dok |
HABARIAJA.COM, BALANGAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan meningkatkan kapasitas personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) melalui pelatihan bina mental dan fisik (bintalsik) serta peraturan baris-berbaris (PBB). Pelatihan angkatan pertama digelar di Pantai Batakan, Kabupaten Tanah Laut, selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (6–8 Februari 2026).
Kegiatan pelatihan ini didukung oleh instruktur dari Satuan Brimob Pelopor C Tabalong. Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan personel TRC agar memiliki kesiapan fisik, mental, serta kedisiplinan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai situasi kebencanaan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, H. Rahmi, mengatakan bahwa pelatihan tersebut dilaksanakan dalam dua angkatan. Angkatan pertama telah dilaksanakan pada 6–8 Februari 2026, sedangkan angkatan kedua dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Februari 2026 mendatang.
“Pelatihan ini terdiri dari dua angkatan. Saat ini merupakan angkatan pertama, sedangkan angkatan kedua akan dilaksanakan pada 13 sampai 15 Februari,” ujarnya.
Selain menerima materi bintalsik dan PBB, para peserta juga dibekali materi wawasan kebangsaan sebagai bagian dari penguatan karakter. Materi tersebut diharapkan mampu membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, serta meningkatkan solidaritas tim dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Rahmi menegaskan bahwa penguatan kapasitas personel TRC menjadi hal yang sangat penting mengingat peran mereka sebagai garda terdepan dalam penanganan darurat bencana. Menurutnya, kesiapan fisik, mental, dan keterampilan teknis sangat menentukan kecepatan serta ketepatan respons di lapangan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan anggota TRC agar mampu mendukung respons cepat dalam penanganan bencana,” jelasnya.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat membentuk personel TRC yang lebih profesional, tangguh, berdedikasi, serta siap diterjunkan dalam berbagai kondisi darurat.
“Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan manfaat dan mampu meningkatkan kapasitas anggota TRC, sehingga bisa bekerja lebih profesional dalam setiap penanganan bencana,” katanya.
Penguatan kapasitas Tim Reaksi Cepat juga dinilai penting sebagai bagian dari upaya pencegahan dan mitigasi bencana di daerah. Dengan personel yang terlatih, proses evakuasi, penanganan darurat, hingga koordinasi lintas instansi diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan terarah.
Melalui pelatihan yang berkelanjutan, BPBD Kabupaten Balangan menargetkan TRC menjadi tim yang semakin solid, disiplin, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana, sehingga upaya perlindungan masyarakat dapat dilakukan secara maksimal. (ns/ak)
