![]() |
| DISKUSI: Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Masterplan Balangan Park di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan - Foto Dok |
HABARIAJA.COM, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Masterplan Balangan Park di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Kamis (22/1/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya merumuskan arah pembangunan Balangan Park yang terencana, terukur, dan berkelanjutan.
Bupati Balangan menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) atas kerja sama yang terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan dan Permukiman (PUPR Perkim) dalam penyusunan kajian masterplan Balangan Park.
BACA JUGA: Dorong Inovasi UMKM, Bapperida Balangan Gandeng PT Adaro Indonesia
“Keberadaan masterplan menjadi hal krusial agar pembangunan memiliki arah yang jelas,” ujar Bupati Balangan. Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan serta keselarasan dengan perencanaan pembangunan di tingkat pusat dan provinsi, agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan secara efektif, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, pembangunan Balangan Park tidak hanya berfokus pada aspek fisik semata, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi daerah, khususnya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sementara itu, Tim Perencana Masterplan Balangan Park, Ar. Dr. Eng. Beta Paramita, IAI, GP, menjelaskan bahwa FGD ini bertujuan untuk menjaring respons, masukan, serta kesiapan seluruh unsur terkait, baik dari pemerintah maupun masyarakat.
Balangan Park direncanakan memiliki luas sekitar ±47 hektare yang berlokasi di Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi. Pembangunan kawasan ini akan dilakukan secara bertahap dengan target penyelesaian selama delapan tahun, yang diawali dengan tahapan pembebasan lahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
BACA JUGA: Banjir Desa Pesayangan, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Turun Tangan
Adapun konsep utama Balangan Park mengusung tema biodiversitas dengan menonjolkan potensi alam Kalimantan Selatan, khususnya kawasan Pegunungan Meratus serta keanekaragaman primata. Dalam kesempatan tersebut, Beta Paramita juga mengusulkan tagline Balangan Park, “Dari Balangan untuk Menjaga Dunia”, sebagai wujud komitmen daerah dalam menjaga dan melestarikan keanekaragaman hayati.
Melalui pelaksanaan FGD ini, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap masterplan Balangan Park dapat terus disempurnakan sebelum memasuki tahap implementasi, sehingga mampu menjawab kebutuhan perencanaan, pembangunan, hingga pengelolaan kawasan secara berkelanjutan dan berorientasi pada kebermanfaatan publik. (ns/ak)
