![]() |
| PENDAMPINGAN: Kegiatan Pendampingan Psikososial Trauma Healing yang dilaksanakan pada Kamis (8/1/2026) di Desa Gunung Batu, Kecamatan Tebing Tinggi - Foto Dok |
HABARIAJA.COM, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat upaya pemulihan pascabencana banjir dan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah. Tidak hanya fokus pada pemulihan fisik, pemerintah daerah juga memberikan perhatian serius terhadap kesehatan mental masyarakat terdampak.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pendampingan Psikososial Trauma Healing yang dilaksanakan pada Kamis (8/1/2026) di Desa Gunung Batu, Kecamatan Tebing Tinggi. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan rehabilitasi pascabencana yang difokuskan pada pemulihan kondisi psikologis warga.
BACA JUGA: BKMT Kotabaru Peringati Isra Mi’raj 1447 H Sekaligus Milad ke-45
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Balangan, Sairil Fajeri, mengatakan bahwa pendampingan psikososial menjadi langkah penting agar masyarakat dapat kembali bangkit dan menjalani aktivitas secara normal.
Menurutnya, bencana banjir dan banjir bandang tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga meninggalkan trauma yang berdampak pada kondisi mental warga, terutama anak-anak dan kelompok rentan.
“Pemkab Balangan berkomitmen hadir secara menyeluruh dalam penanganan pascabencana. Selain pemulihan fisik, kondisi psikologis masyarakat juga menjadi perhatian utama agar mereka bisa pulih dan kembali beraktivitas,” ujar Sairil.
Desa Gunung Batu dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu wilayah terdampak yang masih membutuhkan pendampingan lanjutan. Dalam kegiatan ini, warga diberikan ruang untuk mengekspresikan perasaan, mendapatkan dukungan emosional, serta pendampingan yang bertujuan mengurangi trauma pascabencana.
Pendampingan trauma healing tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Balangan dengan sejumlah pihak, di antaranya GEKRAFS Balangan, KNPI Balangan, INAGA Balangan, serta CV Hayau Barait Bersama.
“Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kekuatan dalam memastikan masyarakat mendapatkan pendampingan yang optimal, baik secara fisik maupun mental,” tambahnya.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Akan ke Kalsel, Simak Agenda Kegiatannya
Pemerintah Kabupaten Balangan berharap warga terdampak banjir dan banjir bandang dapat memperoleh dukungan psikologis yang berkelanjutan, sehingga proses pemulihan pascabencana dapat berjalan secara menyeluruh dan berkesinambungan.
Sairil Fajeri menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat terdampak bencana.
“Kami akan terus berupaya memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak,” pungkasnya. (ns/ak)
